PT RIFAN FINANCINDO – Awal Indeks Kospi 12 Agustus

PT RIFAN FINANCINDO – Awal Indeks Kospi 12 Agustus Terangkat Penguatan Wall Street

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Pada awal perdagangan bursa saham Korea Selatan Jumat (12/08) indeks Kospi dibuka turun, terpantau naik 11,12 poin atau 0,54 persen, pada 2059.92. Penguatan indeks Kospi terpicu penguatan bursa Wall Street dan lonjakan harga minyak mentah.

Bursa Saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat dinihari tadi, dengan tiga indeks utama ditutup pada rekor tertinggi baru, di tengah kenaikan tajam harga minyak dan hasil kuartalan yang kuat dari pengecer. Indeks Dow Jones ditutup mlonjak 0,64 persen, di 18,613.52, dengan kenaikan tertinggi saham Nike. Indeks S & P 500 berakhir naik 0,47 persen, pada 2,185.79, dengan sektor energi terkemuka sembilan sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq menguat 0,46 persen, pada 5,228.40.

Harga minyak mentah naik lebih dari 4 persen pada akhir perdagangan Jumat dinihari tadi setelah komentar dari Menteri Energi Arab Saudi tentang tindakan yang mungkin untuk menstabilkan harga dan perkiraan Badan Energi Internasional (IEA) bahwa pasar minyak mentah akan diperketat di paruh kedua 2016.

Harga minyak mentah berjangka AS berakhir naik $ 1,78, atau 4,27 persen di $ 43,49 per barel. Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent naik $ 1,89, atau 4,29 persen, pada $ 45,92.

Terpantau pada sesi perdagangan Asia pagi ini, minyak mentah masih lanjutkan penguatan.

Pada awal perdagangan, sebagian besar saham kapital besar naik. Saham Samsung Electronics mendapatkan 0,32 persen, saham produsen chip SK hynix menurun 0,72 persen, saham Hyundai Motor naik tipis 0,74 persen, saham perusahaan baja POSCO naik 1,86 persen, saham Naver, operator portal Internet negara menambahkan 0,13 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau naik 2,10 poin atau 0,82% pada 258.15, naik dari posisi penutupan sebelumnya pada 256.05.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak positif jika harga minyak mentah terus menguat. Namun perlu dicermati data ekonomi Tiongkok yang akan dirilis, jika terealisir melemah akan menekan bursa. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support?254.19-251.21 dan kisaran Resistance 260.16-263.29.

 

sumber : vibiznews.com

IT RFB BDG