PT RIFAN FINANCINDO | Minyak Berakhir Positif

PT RIFAN FINANCINDO – Minyak Berakhir Positif

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Harga minyak dunia berakhir lebih tinggi pada akhir sesi hari Kamis, setelah Iran mengatakan akan bergabung dalam pembicaraan tentang pembatasan produksi global dengan anggota OPEC lainnya dan Rusia. Harga minyak juga naik karena pedagang membeli saat merosot setelah sehari sebelumnya turun tajam, dibantu oleh dolar Amerika Serikat yang sedikit melemah.

Patokan Amerika Serikat, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober melonjak 0,56 dolar Amerika Serikat menjadi menetap di 47,33 dolar Amerika Serikat per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober bertambah 0,62 dolar Amerika Serikat menjadi ditutup pada 49,67 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Harga minyak jatuh pada Rabu, karena data resmi menunjukkan kenaikan tak terduga dalam persediaan minyak mentah Amerika Serikat. Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) mengatakan dalam laporan mingguannya Rabu bahwa persediaan minyak Amerika Serikat naik 2,5 juta barel pekan lalu menjadi 523,6 juta barel. Pedagang memperkirakan bahwa stok minyak mentah Amerikat Serikat akan turun moderat.

Para analis memperkirakan bahwa pasar minyak sedang bergerak perlahan ke arah keseimbangan melalui peningkatan moderat dalam pasokan dunia dan peningkatan yang stabil dalam permintaan. Mereka memprediksi harga minyak akan berada antara 40 dolar AS per barel hingga 50 dolar Amerika Serikat per barel hingga akhir 2017. Investor dalam beberapa pekan terakhir telah menyambut laporan bahwa anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak akan membahas pembatasan produksi untuk mendapatkan kontrol dari kelebihan pasokan global dalam sebuah pertemuan.

Menteri Perminyakan Iran Bijan Zanganeh mengonfirmasi pada Kamis bahwa ia akan menghadiri pertemuan informal OPEC di Aljazair bergabung dengan non-anggota Rusia, kata kementerian itu. Iran telah berjuang untuk meningkatkan produksinya di atas empat juta barel per hari sejak pencabutan sanksi internasional awal tahun ini, dan sampai sekarang menjauh dari upaya-upaya OPEC untuk mengendalikan produksi.

Dilaporkan, dalam pertemuan itu, delegasi Iran akan mendukung negara-negara anggota OPEC untuk kesepakatan pembatasan produksi minyak yang bertujuan guna menciptakan keseimbangan di pasar. Anggota-anggota OPEC akan bertemu di sela-sela Forum Energi Internasional (IEF) di Aljazair pada 26-28 September

sumber : financeroll.co.id

IT RFB BDG