Brexit Kuatkan Bursa Global

PT RIFAN FINANCINDO – Brexit Kuatkan Bursa Global

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG -?Bursa Saham Amerika Serikat merosot lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis di Amerika Serikat, di hari ketiga berturut-turut setelah pemulihan pasca Brexit. Indeks Dow Jones ditutup naik 1,33 persen, di 17,929.99, dengan kenaikan tertinggi saham General Electric. Indeks S & P 500 ditutup naik 1,36 persen, pada 2,098.86, dengan sektor konsumen memimpin semua sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq ditutup naik 1,33 persen, pada 4,842.67.

Bursa Asia pagi ini dibuka naik terdorong penaikkan bursa Wall Street. Terpantau Indeks Nikkei naik 0,69% pada 15.684,02. Indeks ASX 200 naik 0,85 % pada 5.278,10. Indeks Kospi naik 0,67% pada?1.983,57.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat di akhir perdagangan kemarin di Amerika Serikat merosot 3,1 %, pada 48,33 dollar per barel tertekan dengan pulihnya kembali produksi Nigeria dan Kanada dan karena para pedagang membukukan keuntungan menjelang libur panjang akhir pekan di AS. Hasil ini membuat minyak mentah AS turun sekitar 1 persen selama bulan Juni berlangsung, sebagian besar terjadi akibat keputusan Brexit yang membuat harga minyak anjlok. Pada perdagangan selanjutnya diperkirakan harga minyak mentah berpotensi bergerak turun dengan sentimen pemulihan pasokan minyak mentah dan potensi penguatan dolar AS.

Sedangkan harga emas spot berakhir naik 0,21 persen pada 1,321.52 dollar per troy ons mengabaikan sentimen bearish penguatan pasar saham dan dollar AS. Kekuatiran pasca Brexit yang masih ada, membuat permintaan safe haven masih berlanjut. Emas naik 8,6 persen bulan Juni ini, dan berada di jalur untuk keuntungan dua kuartal berturut-turut. Pada perdagangan selanjutnya harga emas berpotensi merosot dengan potensi penguatan bursa dunia dan penaikkan dolar Aerika Serikat.

Dari pasar valas, Dolar AS naik tipis terhadap sterling dan euro pada akhir perdagangan mata uang hari Kamis setelah dua hari berturut-turut menurun karena investor menjadi lebih berhati-hati menjelang pengumuman politik di Inggris pasca keputusan Brexit.. EURUSD turun 0.16% pada 1.1105. GBPUSD turun 0.89 % pada 1.3307. ?USDJPY naik 0.36 %, pada 103.17. Diperkirakan dollar AS akan bertahan menguat hingga keyakinan kepastian politik dan ekonomi di Inggris muncul di pasar dengan tindakan dari pemerintah Inggris dan Uni Eropa.

Dari bursa Indonesia, IHSG pada penutupan perdagangan Kamis (29/06) menembus level 5000, berakhir naik 0,73 persen pada 5016.65. Penguatan IHSG terdorong aksi beli saham investor dengan menguatnya optimisme ekonomi Indonesia. IHSG selanjutnya berpotensi menguat terbatas dengan pengguatan bursa dunia dan optimisme ekonomi Indonesia setelah disahkannya UU Tax Amnesty. Namun perlu diwaspadai aksi profit taking memanfaatkan kenaikan IHSG empat hari ini. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4984-4951, dan kisaran Resistance 5048-5081. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: KLBF, LPKR, ASII, BBRI.

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini adalah

-Current Account, Inflation Rate, Data Perdagangan Korsel

-Household Spending, inflation Rate, Unemployment Rate, Manufacturing, Consumer Confidence Jepang

-Manufacturing dan Jasa Tiongkok

-Inflation Rate, Manufacturing Indonesia

-Manufacturing Jerman, Inggris, Zona Eropa

-Unemployment Rate Zona Eropa

-Manufacturing PMI AS

 

sumber : vibiznews.com

IT RFB BDG