Bursa Eropa Naik

RIFANFINANCINDO – Bursa Eropa Naik

RIFANFINANCINDO BANDUNG – Bursa Saham Eropa berakhir dengan kenaikan kuat pada akhir perdagangan Senin terdorong penguatan bursa Wall Street dengan indeks S & P 500 membukukan rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Indeks FTSE berakhir pada posisi 6.682,86, naik 92,22 poin atau 1,40%

Indeks DAX berakahir pada 9.833,41, naik 203,75 poin atau 2,12%

Indeks CAC berakhir pada posisi 4.264,53, naik 73,85 poin atau 1,76%

Indeks IBEX 35 berakhir pada posisi 8.305,10, naik 119,20 poin atau 1,46%

Indeks STOXX 600-Pan Eropa ditutup 1,6 persen lebih tinggi, dengan semua sektor di wilayah positif.

Salah satu pemain terbaik pada indeks STOXX 600 adalah Banca Monte dei Paschi di Siena (BMPS), yang ditutup 7 persen lebih tinggi pada harapan bahwa itu akan menjual sebagian besar portofolio kredit non-performing untuk dana penyelamatan Bank Italia, Atlante , Reuters melaporkan.

Thyssenkrupp juga melonjak sebanyak 6 persen, setelah perusahaan baja Jerman mengkonfirmasi pada hari Minggu bahwa itu dalam pembicaraan dengan India Tata Steel tentang konsolidasi pabrik baja di Eropa.

Sektor berkinerja terbaik adalah saham sumber daya dasar, menutup 4 persen lebih tinggi, karena harga logam naik. Saham penambang Glencore ditutup naik sekitar 6 persen dan raksasa baja ArcelorMittal muncul sebanyak 5,6 persen.

Anglo American melonjak di atas 8,5 persen, setelah Citigroup menaikkan target harga pada saham.

Sentimen pasar di seluruh dunia itu didukung oleh data pekerjaan AS hari Jumat dimana non-farm payrolls menunjukkan 287.000 pekerjaan diciptakan pada bulan Juni, mengalahkan ekspektasi. Tingkat pengangguran membaca 4,9 persen, juga lebih baik dari perkiraan.

Ditambah lagi dorongan pasar oleh kemenangan telak untuk koalisi yang berkuasa Jepang dalam pemilihan majelis tinggi. Hal ini membuat lebih mungkin Perdana Menteri Shinzo Abe akan dapat mendorong melalui langkah-langkah pelonggaran moneter lebih lanjut. Sebuah paket stimulus minimal 10 triliun yen ($ 97900000000) diharapkan.

Selanjutnya indeks S & P 500 di bursa Wall Street mencapai posisi intraday tinggi sepanjang masa setelah pasar Wall Street buka, memecahkan rekor sebelumnya yang ditetapkan pada tanggal 20 Mei 2015.

Sementara itu di Inggris, David Cameron telah mengumumkan ia akan mundur sebagai perdana menteri U.K. pada Rabu pekan ini. Dia akan digantikan oelh kandidat kuat perdana menteri Theresa May yang akan memiliki tugas memimpin negara dalam negosiasi Brexit dengan Uni Eropa.

Virgin Atlantic menandatangani kesepakatan untuk membeli 12 dari model terbesar bermesin ganda Airbus, A350-1000 itu, Reuters melaporkan. Airbus mengalahkan Boeing untuk urutan jet besar, saat ketidakpastian ekonomi dan politik menaungi Farnborough Airshow. Saham perusahaan ditutup naik sekitar 2,4 persen.

Saham dari sejumlah pembangun rumah dan saham perbankan Inggris naik tajam, dengan dua sektor yang sangat volatile karena suara U.K. untuk keluar dari Uni Eropa. Saham properti Taylor Wimpey, Barratt Development dan Persimmon semua ditutup di atas 7 persen, sedangkan pemberi pinjaman U.K., Barclays, RBS dan Lloyds selesai lebih tinggi.

Sementara itu, produsen turbin angin Spanyol, Gamesa melonjak lebih dari 6 persen, setelah Exane BNP Paribas menaikkan target harga dan rating pada saham.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa akan mencermati data ekonomi inflasi Jerman, pidato Gubernur BoE Mark Carney dan perkembangan harga minyak mentah serta bursa global.

 

sumber : vibiznews.com

IT RFB BDG