Cegah kantuk saat mengemudi

RIFAN FINANCINDO – Cegah kantuk saat mengemudi

RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Masyarakat di berbagai daerah terbiasa dengan tradisi mudik tahunan jelang hari raya besar keagamaan seperti lebaran Idul Fitri. Di mana orang ramai-ramai meninggalkan kota menuju kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.

Dapat dibayangkan seberapa padat dan macetnya arus lalu lintas di masa mudik. Perjalanan juga akan terasa lebih lama karena meningkatnya volume kendaraan di jalan raya. Perjalanan yang lama, apalagi bila dilakukan pada malam hari, tentu saja bisa menyebabkan rasa kantuk. Rasa kantuk saat perjalanan hal yang sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan kecelakaan.

Menurut sebuah studi tahun 2002, lebih dari sepertiga pengemudi dewasa pernah tertidur saat mengemudi. Sebagian besar kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh kelalaian pengemudi, karena pengemudi yang lelah atau mengantuk.

Seperti yang diketahui, mengemudikan kendaraan merupakan aktivitas kompleks yang membuat seseorang harus dapat membuat keputusan penting setiap detiknya. Lalu, adakah cara agar bisa tetap terjaga saat mengemudi? Berikut ini adalah tips dari dr. Dina Kusumawardhani di Klik Dokter.

1. Istirahat cukup sebelum melakukan perjalanan jauh, tidurlah minimal 7-8 jam sebelumnya.
2. Jangan minum alkohol, sekecil apapun jumlahnya alkohol dapat? memicu rasa kantuk.
3. Jangan mengonsumsi obat-obatan yang dapat menimbulkan rasa kantuk, contohnya obat alergi, flu, dan antimual.
4. Jangan terburu-buru, lebih baik selamat sampai tujuan daripada harus tepat waktu tapi terburu-buru.
5. Sebaiknya tidak berkendara pada pukul 00.00-06.00. Menurut ritme biologis tubuh, ini adalah waktu di mana tubuh akan merasakan rasa kantuk yang hebat karena merupakan waktu tidur.
6. Minum kafein. Kafein dapat meningkatkan kewaspadaan dan menghilangkan kantuk. Tapi ingatlah, efek kafein akan menghilang hanya dalam beberapa jam.
7. Sebaiknya tidak melakukan perjalanan sendirian, sehingga Anda memiliki teman untuk mengobrol agar tidak mengantuk. Jika lelah, mintalah ia untuk menggantikan Anda mengemudi.
8. Berhenti dan beristirahat selama 20-30 menit setiap 4 jam perjalanan. Pastikan Anda berhenti di rest area, bukan di bahu jalan.
9. Buatlah otot Anda bergerak. Saat otot tubuh bergerak, tubuh biasanya akan tetap terjaga. Hal kecil yang dapat dilakukan, misalnya mengunyah permen karet.

 

sumber : merdeka.com

IT RFB BDG