Emas Berakhir Naik

RIFAN FINANCINDO – Emas Berakhir Naik

RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada akhir sesi Kamis, karena para pedagang bereaksi terhadap pengumuman hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) setelah penutupan pasar Rabu. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 6,7 dolar AS atau 0,50 persen, menjadi menetap di 1.341,20 dolar Amerika Serikat per ounce. Emas mendapat dukungan karena pertemuan FOMC tidak mengakibatkan bank sentral Amerika Serikat meningkatkan suku bunga Amerika Serikat. Namun pernyataan FOMC yang dirilis setelah penutupan pasar pada Rabu menyebabkan para pedagang percaya bahwa kenaikan suku bunga selama 2016 masih mungkin, karena Fed telah mengindikasikan bahwa mereka percaya ancaman jangka pendek terhadap stabilitas ekonomi berkurang.

Para pedagang percaya Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,50 persen ke 0,75 persen selama pertemuan FOMC Desember. Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini kenaikan dari 0,50 persen ke 0,75 persen adalah pada 18 persen pada pertemuan September 2016, 20 persen pada pertemuan November 2016, dan 44 persen pada pertemuan Desember 2016. Emas diberi dukungan lebih lanjut ketika laporan yang dirilis pada Kamis oleh Amerika Serikat Departemen Tenaga Kerja menunjukkan klaim pengangguran awal meningkat 266.000 pada minggu yang berakhir 23 Juli.

Analis mencatat bahwa angka ini lebih buruk dari perkiraan dan mendorong investor ke emas sebagai aset ?safe haven?. Logam mulia mendapat dukungan tambahan karena indeks dolar Amerika Serikat anjlok 0,03 persen menjadi 96,76. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor. Pedagang juga menunggu rilis laporan produk domestik bruto pada Jumat dan akan melihat laporan itu untuk petunjuk prospek ekonomi jangka panjang bagi perekonomian AS. Perak untuk pengiriman September menambahkan 19,7 sen, atau 0,99 persen, menjadi ditutup pada 20,192 dolar Amerika Serikat per ounce.

 

sumber : financeroll.co.id

IT RFB BDG