Euro Terkoreksi

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Euro melemah pada perdagangan Eropa di Kamis siang (2/6), terkoreksi dari sesi sebelumnya yang naik tinggi.

EURUSD melemah 0.13% di level 1.1203. Kemarin, dolar AS mengalami penurunan yang stabil setelah Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa konstruksi pengeluaran meluncur ke level 1,8% pada bulan April, merekam performa terburuk sejak Januari 2011. Sebagai akibatnya, konstruksi pengeluaran secara tahunan terakhir telah melambat di level 4,5% dari 8% pada bulan Maret.

Selama dua minggu terakhir, para pembuat kebijakan utama dari Komite pasar terbuka Federal (FOMC) telah mengutus indikasi yang kuat bahwa mereka bisa menaikkan suku bunga jangka pendek ketika mereka mengadakan pertemuan dua hari pada 14-15 Juni mendatang. Jumat lalu, Ketua Fed Janet Yellen mengatakan di Universitas Harvard bahwa hal itu sudah tepat untuk menaikkan suku bunga di masa depan dalam jangka waktu dekat, apabila pasar ekonomi dan tenaga kerja terus menunjukkan perbaikan. Di tempat lain, Markit mengatakan Indeks PMI manufaktur kawasan euro turun 0,2 di level 51,5, sejalan dengan konsensus. Di Jerman, PMI manufaktur naik 0,3 menjadi 52.1, tapi masih jatuh di bawah perkiraan analis 52.4.

Malam nanti, ECB akan mengumumkan kebijakan suku bunga dengan proyeksi yang sama dari sebelumnya yaitu di level 0.00%, dan juga bank sentral Eropa juga akan mengadakan press conference.

 

sumber : financeroll.co.id

IT RFB BDG