Harga Emas Berakhir Mixed, Pidato Yellen di Wyoming Dinantikan

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – Harga Emas Berakhir Mixed, Pidato Yellen di Wyoming Dinantikan

RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Harga emas mixed pada akhir perdagangan Rabu dinihari karena pasar mengalihkan fokus dari komentar hawkish oleh pejabat Federal Reserve selama akhir pekan lalu kepada pertemuan para bankir sentral global akhir pekan ini yang mungkin memberikan petunjuk tentang waktu kenaikan suku bunga Amerika Serikat.

Harga emas spot anjlok 0,1 persen menjadi $ 1,336.95 per ons, setelah mencapai level terendah dua minggu di $ 1,331.35 pada sesi sebelumnya.

Sedangkan harga emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember ditutup meroket $ 2,70, atau 0,20 persen, pada $ 1,346.1 per ons, dan terakhir merosot 9,13 persen pada $ 1,341.70.

Harga jatuh pada hari Senin setelah komentar akhir pekan oleh wakil ketua Fed, Stanley Fischer, mengatakan bahwa bank sentral Amerika Serikat mendekati target untuk pekerjaan penuh dan 2 persen inflasi,

Ketua Federal Reserve Janet Yellen dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang suku bunga dalam pidatonya pada pertemuan bank sentral, pertemuan tahunan di Jackson Hole, Wyoming, mulai 25 Agustus.

The Fed pekan lalu mengirim pesan campuran dalam risalah rapat Juli, meskipun beberapa anggota telah menyarankan bahwa tingkat bisa melonjak secepat September. The Fed menaikkan suku untuk pertama kalinya dalam satu dekade pada bulan Desember, tetapi harapan bahwa itu akan menunda kenaikan lebih lanjut telah membantu mendorong kenaikan 26 persen harga emas tahun ini.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, emas terbesar di dunia yang didukung exchange-traded fund, melejit 0,25 persen menjadi 958,37 ton pada hari Senin.

Perak spot hampir datar di $ 18,87 per ons, setelah melemah ke tujuh minggu terendah pada hari Senin. Platinum meroket tipis 0,14 persen lebih tinggi menjadi $ 1,100.50, sementara paladium melonjak 0,83 persen menjadi $ 695,75.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas akan berpotensi menguat dengan potensi pelemahan bursa global akibat anjloknya harga minyak mentah. Harga emas diperkirakan menembus kisaran Resistance $ 1,339-$ 1,341, dan jika harga mengalami penurunan akan menembus kisaran Support $ 1,335-$ 1,333.

sumber : vibiznews.com

IT RFB BDG