Harga Emas Masih Tinggi

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas pada perdagangan Kamis siang (16/6) masih dengan volatilitas kenaikan tertinggi dalam enam minggu, pasca Federal Reserve menurunkan pertumbuhan ekonomi dan menunda kenaikan suku bunga AS.

Divisi Comex New York Merchantile Exchange, spot emas untuk pengiriman Agustus naik 1.29% di level $1.305.05 troy ons. Bullion untuk segera pengiriman maju 0,7 persen untuk US$ 1,300.66 per ons menurut harga generik Bloomberg. Permintaan aset safe haven yang aman menjadi meningkat karena beberapa bank sentral mengadakan pertemuan di minggu ini dan kemungkinan Brexit terus membuat khawatir investor.

Ditempat lain di Jepang, bank sentral Jepang seperti yang diharapkan mempertahankan basis moneter di level ?80 triliun per tahun dengan suku bunga -0,1% pada, menandakan bahwa ekspektasi inflasi telah melemah. Pada Rabu sore, Federal Open Market (FOMC), kisaran target benchmark standar Federal Fund Rate tidak berubah pada tingkat antara 0,25 dan 0.50%. Komite saat ini mengharapkan bahwa dengan penyesuaian bertahap dalam sikap kebijakan moneter, kegiatan ekonomi akan memperluas pada kecepatan yang moderat dan indikator pasar tenaga kerja akan memperkuat.

Inflasi diharapkan untuk tetap rendah dalam waktu dekat, sebagian karena penurunan sebelumnya dalam harga energi, namun akhirnya naik ke 2 persen dalam jangka menengah, dikarenakan sebagai efek transisi dari masa lalu penurunan energi dan pasar tenaga kerja yang memperkuat lebih lanjut.

Pada perdagangan Comex lainnya, spot perak juga naik 1.47% di level $1.304.55 troy ons namun tembaga merosot turun -0.53% di level $2.079 troy pound.

 

sumber : financeroll.co.id

IT RFB BDG