Harga Emas Naik Terpicu Dollar

PT RIFAN FINANCINDO – Harga Emas Naik Terpicu Dollar

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Harga Emas naik pada akhir perdagangan hari Rabu di Amerika Serikat, pulih dari terendah dalam hampir dua minggu, terdukung pelemahan dollar Amerika Serikat dan prospek untuk stimulus ekonomi lebih lanjut membantu untuk meningkatkan selera investor.

Indeks Dolar AS, anjlok 0,24 persen terhadap sekeranjang enam mata uang.

Sementara itu kebijakan moneter yang akomodatif mendukung emas serta ekuitas karena suku bunga rendah menekan investor untuk memilih aset yang tidak bergantung pada hasil bunga.

Harga emas spot naik 0,9 persen pada $ 1,342.21 per ons, setelah sebelumnya menyentuh $ 1,327.30, terendah sejak 1 Juli. Emas telah anjlok 1,7 persen pada Selasa, penurunan harian terbesar sejak 24 Mei.

Sedangkan harga emas berjangka Amerika Serikat naik 0,63 persen menjadi $ 1,343.70. Emas berjangka ditutup pada $ 1.343,60 per ons.

Emas telah menguat sekitar $ 100 per ons sejak keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, dengan menguatnya kekhawatiran investor sehingga menumpuk uang mereka ke aset safe haven.

Saham Asia dan Eropa datang dalam jangkauan menguji puncak 2016 pada hari Rabu, juga didukung oleh prospek stimulus ekonomi.

Setelah lima minggu keuntungan, emas telah datang di bawah tekanan menyusul kuatnya data non-farm payrolls AS pada hari Jumat.

Tapi meskipun data pekerjaan lebih baik dari perkiraan, Federal Reserve Amerika Serikat tidak harus terburu-buru untuk menaikkan suku bunga, kata dua pejabat senior Fed.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, emas terbesar di dunia yang didukung exchange-traded fund, turun 1,63 persen menjadi 965,22 ton pada hari Selasa, penurunan terbesar satu hari sejak 2 Desember.

Di antara logam mulia lainnya, paladium spot menyentuh delapan bulan tertinggi pada $ 644 per ons, dan terakhir naik 2,52 persen pada $ 640,25.

Platinum spot, yang jatuh untuk pertama kalinya dalam dua minggu di sesi sebelumnya, rebound 0,51 persen menjadi $ 1,091.50. Perak spot naik 0,99 persen menjadi $ 20,32.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas pada perdagangan selanjutnya berpotensi naik dengan potensi pelemahan dollar AS. Harga emas diperkirakan menembus kisaran Resistance $ 1,344-$ 1,346, dan jika harga turun akan menembus kisaran Support $ 1,340-$ 1,338.

 

sumber : vibiznews.com

IT RFB BDG