Indikator Ekonomi Jepang

economy-japan

CGPI y/y

Corporate Goods Price Index (CGPI) mengukur angka inflasi (yakni angka perubahan harga) yang diterima oleh korporasi pada saat membayar barang-barang. Kenaikan tren mempunyai efek positif terhadap mata uang negara karena ketika bisnis-bisnis membayar lebih untuk barang-barang tersebut, mereka nampaknya akan menaikkan harga kepada konsumen.

Current Account

Mengukur selisih antara nilai barang-barang impor dan ekspor, jasa, aliran pendapatan, dan transfer secara sepihak, tiap kuartal. Penguatan tren akan menjadi pengaruh positif terhadap mata uang negara. Current Account merupakan perhitungan menyeluruh perdagangan dalam negeri dengan negara lainnya. Termasuk laporan sebelumnya Trade Balance (yang meliputi perdagagnan barang-barang dan layanan), jadi trader fokus terhadap porsi aliran pendapatan dan?unilateral transfer.

Core Machinery Orders m/m

Mengukur nilai total order-order baru yang ditempatkan pada industri mesin, selain order untuk item-item dengan siklus penjualan volatil. Kenaikan tren mempunyai pengaruh positif terhadap mata uang negara. Di saat?manufacturer?menaikkan harga pembelian mesin, memberikan siuyal bahwa industri pabrikan di dalam fase ekspansi.

Household Confidence

Mengukur situasi rumah tangga yang berkaitan erat dengan kondisi ekonomi. Gambaran ini diperoleh dari survei bulanan yang meminta rumah tangga untuk mengevaluasi prospek terhadap ekonomi di masa mendatang. Meningkatnya gambaran mengarah ke optimisme konsumen yang lebih tinggi. Di saat konsumen optimistis, mereka cenderung membeli barang dan jasa lebih banyak lagi, yang merangsang ekonomi.

Tertiary Industry Activity Index m/m

Mengukur perubahan di dalam anggaran untuk layanan atau jasa. Peningkatan tren mempunyai efek positif terhadap mata uang karena sekitar setengah dari pekerja nasional diperkerjakan di dalam industri layanan. Kuatnya anggaran di dalam sektor layanan tidak hanya sebagai sinyal angka kenaikan serapan tenaga kerja, namun juga sebagai sinyak kuatnya belanja konsumen di masa-masa yang akan datang.

Overnight Call Rate

Sumber : Bank of Japan (rilis terakhir)

Ukuran : Suku bunga dimana BOJ melakukan?rediscount bills?atau perpanjangan masa pinjaman bagi institusi finansial

Pengaruh : Aktual > Forecast = Bagus untuk mata uang

Frekuensi : Variabel, sekitar 14 kali per tahun

Catatan : Perubahan suku bunga sangat dihargai oleh pasar sehingga hal ini condong dialihkan oleh konferensi Pers BOJ yang diselenggarakan beberapa jam kemudian

Istilah lain : Interest rate (suku bunga)

Alasan : Para trader begitu peduli terhadap peristiwa ini. Suku bunga jangka pendek merupakan faktor puncak di dalam valuasi mata uang ? trader melihat sebagian besar indikator lainnya sekaligus memprediksi seberapa besar suku bunga akan berubah di masa yang akan datang.

All Industries Activity Index m/m

Mengukur perubahan belanja barang dan layanan. Indikator ini sama dengan Tertiary Industry Activity Index yang dirilis beberapa hari sebelumnya, namun ditambahkan data-data dari sektor primer, termasuk perikanan, pertanian, perhutanan, pertambangan dan perindustrian.

Large Retailers? Sales y/y

Merupakan turunan penjualan ritel yang hanya mengukur peritel terbesar negara.

Manufacturing PMI

Manufacturing Purchasing Manager?s Index (PMI) adalah indikator yang mengukur perkembangan dari sektor industri dari sisi manajer pembelian. Didalamnya ada sekitar 50 faktor yang manjadi acuan. Kenaikan trend ini sangat berpengaruh pada kenaikan nilai mata uang lokal. Laporan ini dihasilkan dari survey terhadap setiap manajer pembelian seperti tenaga kerja, produksi, tingkat permintaan baru, pengiriman barang oleh suplier, dan jumlah persediaan. Para Trader percaya bahwa indikator ini dapat mengukur perkembangan dari perusahaan setiap manajer pembelian, dan yang terutama, Indiaktor ini dapat menjelaskan perkembangan ekonomi negara tersebut.

Jika nilai Manufacturing PMI suatu negara naik maka nilai mata uang negara tersebut akan mengalami kenaikan.

CSPI y/y

Corporate Services Price Index (CSPI) atau Indeks Harga Layanan Korporat mengukur angka inflasi yang dialami oleh korporasi di saat mereka membayar jasa. Kenaikan trend mempunyai pengaruh positif terhadap mata uang karena pelaku bisnis akan membayar lebih untuk layanan-layanan yang mereka gunakan. Dengan alasan ini mereka juga akan menaikkan harga produk terhadap konsumen.

– Sumber : Bisnisindeks.com

manado