Minyak Terpantau Melemah Tipis

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga minyak mentah melemah selama tiga hari berturut-turut, menyusul kenaikan jumlah rig pengeboran minyak di Amerika Serikat. Harga minyak patokan West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli terpantau melemah 40 sen atau 0.82 ke posisi US$48,67 per barel di New York Mercantile Exchange setelah dibuka melemah 0,45% ke $48,85 per barel. Sementara itu, minyak patokan Brent untuk pengiriman Agustus melemah 31 sen atau 0.61% ke $50.23 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Kepala ekonom dari Japan Oil, Gas, and Metals National Corp., Takayuki Nogami mengatakan menguatnya minyak mentah lebih dari $50 per barel kemungkinan akan meningkatkan aktivitas produsen shale di AS. ?Kenaikan jumah rig berarti produksi AS dapat meningkat di paruh kedua tahun 2016, dan yang menciptakan kondisi bearish di pasar,? katanya seperti yang dikutip dari Bloomberg, Senin.

Seperti yang dilansir Bloomberg, Baker Hughes Inc. menyatakan rig minyak mentah di AS naik sebanyak 3 anjungan menjadi 328 pekan lalu. Sementara itu, Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zangfaneh menyatakan Iran berusaha untuk meningkatkan output sebanyak 600.000 hingga 700.000 barel per hari dalam lima tahun mendatang dari kilang di daerah barat Sungai Karoun di sepanjang perbatasan dengan Irak.

 

sumber : financeroll.co.id

 

IT RFB BDG