RIFAN FINANCINDO | Bursa Wall Street Akhir Pekan Naik Tinggi

RIFAN FINANCINDO – Bursa Wall Street Akhir Pekan Naik Tinggi

RIFAN FINANCINDO BANDUNG –Bursa Saham Amerika Seriakt ditutup melonjak tajam pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari, dengan S & P dan Nasdaq membukukan dekat tertinggi yang pernah mereka capai, setelah laporan pekerjaan lebih kuat dari perkiraan.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 190 poin dan membukukan keuntungan selama seminggu. Merck berkontribusi paling besar dalam keuntungan pada Dow, diikuti oleh Goldman Sachs.

Indeks S & P 500 menguat sekitar 0,8 persen, dengan sektor keuangan melonjak hampir 2 persen. Indeks acuan pecah di atas sebelumnya sepanjang masa intraday tinggi dari 2,178.29 dalam perdagangan pertengahan pagi. Indeks Nasdaq melonjak sekitar 1 persen.

Ekonomi Amerika Serikat menambahkan 255.000 pekerjaan pada bulan Juli, jauh di atas diharapkan 180.000. Tingkat pengangguran tetap tidak berubah pada 4,9 persen.

Investor terus mencermati pada laporan tersebut, karena dapat mendorong Federal Reserve untuk mengetatkan kebijakan moneter lebih awal daripada kemudian.

Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga September hanya 18 persen, menurut alat FedWatch CME Group.

Sementara itu, pasar minyak mengambil nafas setelah dua hari berturut-turut naik solid, dengan minyak mentah Amerika Serikat berakhir 0,31 persen lebih rendah pada $ 41,80 per barel. Data jumlah klang mingguan dari Baker Hughes menunjukkan Amerika Serikat menambahkan tujuh kilang.

Treasurys Amerika Serikat menghapus keuntungan sedikit setelah laporan pekerjaan rilis, dengan dengan dua tahun yield catatan memegang dekat 0.71 persen dan yield benchmark 10-tahun sekitar 1,58 persen.

Dolar naik terhadap sekeranjang mata uang, dengan euro dekat $ 1,108 dan yen sekitar 101,8.

Musim laba mulai mereda Jumat, dengan Allianz dan Novo Nordisk, antara lain mengumumkan hasil sebelum bel. minggu depan, perusahaan ritel akan melaporkan hasil kuartalan, termasuk Nordstrom dan Macy.

Dow Jones Industrial Average ditutup 191,48 poin lebih tinggi, atau 1,04 persen, di 18,543.53, dengan kenaikan tertinggi saham Merck dan saham Verizon yang turun tertinggi.

Indeks S & P 500 mengalami kenaikan 18,62 poin, atau 0,86 persen, menjadi ditutup pada 2,182.87, dengan sektor keuangan memimpin delapan sektor yang lebih tinggi dan utilitas dan telekomunikasi tertinggal.

Indeks Nasdaq melonjak 54,87 poin, atau 1,06 persen, ke 5,221.12.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan terus menguat terbantu penguatan data pekerjaan Amerika Serikat, juga akan mencermati harga minyak mentah.

 

sumber : vibiznews.com

 

IT RFB BDG