RIFANFINANCINDO | Bursa Wall Street Berakhir Naik

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Bursa Wall Street Berakhir Naik

RIFANFINANCINDO BANDUNG – Bursa Saham Amerika Serikat ditutup naik pada akhir perdagangan Rabu dinihari tadi, terdukung kenaikan sektor bahan sekitar 1 persen, dan investor menantikan pidato Federal Reserve Ketua Janet Yellen pada akhir minggu yang diharapkan dapat memberikan arah kenaikan suku bunga Amerika Serikat.

Indeks Dow Jones sempat meroket 100 poin pada awal perdagangan, namun melemah dan ditutup sekitar 20 poin lebih tinggi. Saham Nike menyumbang paling besar untuk keuntungan pada Dow.

Indeks S & P 500 menguat 0,2 persen, dengan sektor bahan melonjak tertinggi, dan datang mencapai semua waktu intraday tinggi.

Indeks Nasdaq unggul, meroket 0,3 persen dan menembus di atas sebelumnya sepanjang masa intraday tinggi dari 5,271.36. Saham Apple naik 0,4 persen.

Dalam data ekonomi, penjualan rumah baru untuk bulan Juli tiba-tiba melonjak, mencapai tingkat tertinggi dalam hampir sembilan tahun. Data lain yang dirilis Selasa termasuk PMI Manufacturing Markit untuk Agustus, yang datang di 52,1.

Investor juga akan mencermati pidato Yellen hari Jumat ini.

Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga September 18 persen pada Selasa, menurut alat FedWatch CME Group.

Pembacaan kedua untuk GDP kuartal kedua juga akan dicermati hari Jumat.

Investor juga mencerna hasil kuartalan dari Best Buy dan Toll Brothers, antara perusahaan-perusahaan lainnya. Best Buy saham melonjak 19,6 persen setelah mengalahkan ekspektasi pada kedua laba dan pendapatan. saham Toll Brothers menguat sekitar 8,8 persen.

Minyak mentah Amerika Serikat menghapus kerugian dalam perdagangan menjelang siang untuk menutup 1,46 persen lebih tinggi pada $ 48,10 per barel, setelah Reuters melaporkan Iran mengirimkan sinyal positif bahwa mungkin mendukung aksi bersama untuk menopang harga minyak, mengutip sumber-sumber.

Treasurys AS diperdagangkan lebih rendah, dengan yield dua tahun dekat 0,75 persen dan indeks sekitar 1,55 persen.

Dolar diperdagangkan flat terhadap sekeranjang mata uang, dengan euro dekat $ 1,131 dan yen sekitar 100,19.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 17,88 poin lebih tinggi, atau 0,1 persen, di 18,547.3, dengan kenaikan tertinggi saham Nike dan saham Wal-Mart yang turun terbesar.

Indeks S & P 500 naik 4,26 poin, atau 0,2 persen, ke 2,186.9, dengan sektor bahan memimpin delapan sektor yang lebih tinggi, sementara sektor staples konsumen dan utilitas tertinggal.

Indeks Nasdaq naik 15,47 poin, atau 0,3 persen, ke 5,260.08.

Malam nanti akan dirilis data persediaan minyak mentah mingguan AS oleh EIA yang diindikasikan terjadi penarikan persediaan. Jika terealisir akan menguatkan harga minyak mentah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan menguat jika harga minyak mentah terealisi meningkat.

sumber : vibiznews.com

IT RFB BDG