Rifan Financindo ; Investasi Jangka Panjang dan Investasi Jangka Pendek

rabodirect.com.au

Rifan Financindo-?Investasi merupakan penanaman modal dalam suatu proyek baik yang bersifat fisik atau non-fisik dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang. Proyek tersebut dapat berupa pembangunan gedung, jembatan, jalan, pendirian pabrik atau bisa juga pengembangan proyek penilitian. Untuk memperoleh keuntungan dalam berinvestasi biasanya dibutuhkan jangka waktu. Investasi jangka panjang dilakukan untuk periode lebih dari satu tahun. Biasanya tipe investasi ini adalah bangunan atau real estate yang revenuenya baru diperoleh setelah digunakan selama beberapa tahun.

Sebaliknya, investasi jangka pendek mendatangkan keuntungan dalam waktu singkat, misalnya satu atau tiga bulan. Kedua jenis investasi tersebut perlu dipertimbangkan, sesuai dengan kebutuhan kita baik mencakup nilai dan waktu pengembalian modal. Beberapa contoh jenis investasi beserta kelebihan dan kelemahan masing-masing yang perlu anda ketahui sebelum melakukan penanaman modal.

  1. 1.????? Investasi Jangka Panjang

Investasi jenis ini merupakan investasi dana pada suatu proyek, di mana modal yang ditanamkan akan dikelola dan dapat diambil keuntungannya dalam waktu minimal 1 tahun. Perusahaan biasanya menanamkan sebagian kekayaannya ke perusahaan lain dengan tujuan memperoleh keuntungan tetap atau bisa juga untuk mengendalikan perusahaan tersebut. Beberapa contoh investasi jenis jangka panjang antara lain :

  • Obligasi

Kelebihan obligasi adalah jaminan terhadap bunga dalam waktu tertentu karena tingkat bunga sudah ditetapkan di perjanjian awal. Namun kelemahannya adalah karena telah terjadi penetapan tingkat bunga, maka jika tingkat bunga di pasaran meningkat tidak terjadi peningkatan bunga pada obligasi atau bunga tetap.

  • Saham

Investasi dalam bentuk saham membutuhkan dana yang lebih lebih sesuai dengan keuntungan sesuai kondisi finansial perusahaan tempat menanam modal tersebut. Artinya, jika perusahaan tempat berinvestasi mengalami kerugian, maka investor bisa saja mengalami kerugian atau bahkan kehilangan dananya.

  1. 2.???? Investasi Jangka Pendek

?

Sesuai dengan namanya, dana yang dimasukkan akan dikelola dan dapat diambil keuntungannya dalam waktu yang relatif singkat berbeda dengan investasi jangka panjang dengan waktu yang lama. Salah satu tujuan investasi ini adalah untuk menghasilkan pendapatan dari kas yang tidak terpakai.Berikut ini adalah beberapa contoh investasi jangka pendek antara lain :

  • Tabungan

Kelebihan memiliki tabungan di bank, selain jaminan keamanan, adalah likuiditas yang tinggi; uang tabungan anda bisa ditarik kapan dan dimana saja, baik melalui teller ataupun ATM. Namun kelemahannya yaitu tingkat bunga yang relatif kecil sehingga anda tidak bisa mengharapkan memperoleh keuntungan yang besar.

  • Deposito

Untuk deposito di bank, tingkat suku bunga yang ditawarkan lebih tinggi sehingga keuntungan yang diperoleh juga lebih besar dari tabungan. Namun dana yang kita masukkan tidak bisa ditarik kapan saja sebelum masuk tempo waktu yang telah di tetapkan sebelumnya. Jika mengambil dana sebelum jatuh tempo akan dikenakan denda atau pinalti.

Pada dasarnya kedua jenis investasi tersebut memiliki peluang keuntungan dan kerugian. Jika menginginkan keuntungan besar dan waktu pengembalian tidak tergesa-gesa, investasi jangka panjang mungkin cocok untuk anda. Namun, jika ingin pengembalian dana yang cepat, maka investasi jangka pendek mungkin lebih cocok, tergantung pilihan yang kita ambil dan sesuai dengan besaran dana dan waktu pengembalian dana.

Biasanya investasi jangka panjang mendatangkan keuntungan yang lebih besar namun mempunyai resiko yang lebih tinggi. Masih banyak contoh lainnya, seperti yang sekarang ini marak dikalangan investor yaitu investasi hasil tambang, seperti emas, perak, dan tembaga yang memiliki harga turun naik mengikuti laju mata uang. Namun, tipe apapun yang anda pilih, pastikan anda telah mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing.

?

manado