Tidur Saat Rapat, Kim Jong Un Tembak Mati Dua Pejabat

RIFANFINANCINDO – Tidur Saat Rapat, Kim Jong Un Tembak Mati Dua Pejabat

RIFANFINANCINDO BANDUNG – Hidup sebagai warga Korea Utara sepertinya membuat kamu kehilangan kebebasan. Bahkan hal-hal yang sifatnya manusiawi jika membuat sang Presiden Kim Jong Un sebal, bisa-bisa kamu kehilangan nyawa. Hal itulah yang dialami dua pejabat tinggi Korea Utara yakni Hwang Min dan Ri Yong Jin. Apa yang terjadi pada mereka?

Dilaporkan, baru-baru ini Hwang Min dan Yong Jin telah tewas lewat eksekusi mati karena kinerja yang bikin Jong Un kecewa. Kedua pejabat itu sudah dieksekusi awal Agustus kemarin. Hwang Min diketahui sebagai mantan Menteri Pertanian dan Yong Jin adalah pejabat senior di Kementrian Pendidikan. Atas perintah Jong Un, kedua pejabat itu dihukum mati menggunakan senjata anti-pesawat di sebuah akademi militer yang berada di Pyongyang.

“Hwang Min dieksekusi karena proposal kebijakannya yang menentang Jong Un sementara Yong Jin ketahuan tidur saat Jong Un berpidato,” papar media lokal Korea Selatan seperti dilansir Metro. Namun alasan eksekusi mati Yong Jin bukan hanya semata tidur waktu rapat, melainkan dia juga terbukti terjerat kasus korupsi dan tak menghormati pemimpinnya.

Bicara soal eksekusi mati pejabat, rupanya ini bukanlah kali pertama yang dilakukan Jong Un. Pada tahun 2012 lalu, putra bungsu mendiang Kim Jong Il itu memerintahkan hukuman mati kepada sang paman, Jong Song Thaek karena dianggap merusak perekonomian dan faksionalisme. Padahal Song Thaek sendiri dianggap sebagai orang paling berkuasa kedua di Korea Utara setelah dirinya. Hal ini membuktikan jika Jong Un telah bersabda, semua hal akan bisa terjadi.

Meskipun kebijakan dan berbagai perintahnya kerap dipandang semena-mena, Jong Un tak bergeming. Mengambil alih kepemimpinan Korea Utara pada 2011 setelah Jong Il meninggal dunia, Jong Un telah melakukan berbagai hal untuk ‘membersihkan’ pemerintahan. Publik dunia sendiri menilai rezim Jong Un adalah diktator karena kebanyakan langkah membunuh pejabat dilakukan Jong Un tanpa penyelidikan lebih lanjut.

sumber : plus.kapanlagi.com

IT RFB BDG