Turun, Harga Jual Emas Antam Kini di Posisi Rp 618.000/Gram

RIFAN FINANCINDO – Turun, Harga Jual Emas Antam Kini di Posisi Rp 618.000/Gram

RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Laju harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini mengalami pelemahan tipis, sementara buyback (beli kembali) stagnan tidak berubah dibandingkan awal pekan. Tren negatif emas di dalam Negeri terjadi saat emas global terlihat stabil.

Berdasarkan situs Logammulia.com, Selasa (23/8) harga jual emas di Gedung Antam pada hari ini merosot Rp 1.000 menjadi Rp 618.000/gram dibandingkan sebelumnya Rp 619.000/gram. Di sisi lain harga buyback stagnan pada level Rp 557.000/gram atau tidak bergerak dibandingkan awal pekan kemarin.

Adapun harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp 1.196.000, dengan harga per gram Rp 598.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp 1.776.000 dengan harga per gram Rp 592.000. Harga emas 4 gram senilai Rp 2.356.000 dengan harga per gram Rp 589.000.? Harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp 2.945.000 dengan harga per gram Rp 589.000, namun emas ukuran ini tidak tersedia.

Sedangkan harga emas 10 gram dijual Rp 5.815.000 dengan harga per gram Rp 581.500.? Harga emas 25 gram Rp 14.400.000 dengan harga per gram Rp 576.000, namun sudah tidak tersedia. Harga emas 50 gram sebesar Rp 28.650.000, dengan harga per gram Rp 573.000. Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp 57.125.000, dengan harga per gram Rp 571.250.

Kemudian untuk harga emas 250 gram mencapai Rp 142.425.000, dengan harga per gram Rp 569.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp 284.475.000 dengan harga per gram Rp 568.950. Namun, ukuran emas 100 gram sampai 500 gram belum tersedia.

Tercatat, penurunan juga terjadi pada harga emas di Pulogadung menjadi Rp 608.000/gram dibandingkan kemarin Rp 609.000/gram, dan harga emas di Sarinah juga menyusut Rp 1.000 menjadi Rp 618.000/gram dibandin sebelumnya Rp 619.000/gram.

Sebagai informasi, menurut Reuters hari ini, harga emas dunia cenderung stabil pada awal perdagangan hari kedua pekan ini setelah terpuruk pada sesi sebelumnya di tengah penantian kenaikan suku bunga Amerika Serikat. Emas di pasar spot hampir tidak berubah pada level USD 1.338,70 per ons pada pukul 01.07 GMT. Begitu juga dengan harga emas Amerika Serikat yang mendatar pada level USD 1.342,70 per ons.

Harga emas spot turun 0,31 persen pada USD 1,337.06 per ons setelah mencapai sesi rendah USD 1.331,35, terendah sejak 9 Agustus.? Sedangkan harga emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember ditutup turun USD 2,80, atau 0,21 persen, pada US Dollar 1,343.40 per ons, dan terakhir diperdagangkan turun 0,38 persen.? Saham perusahaan tambang emas turun 1,62 persen.

Selain itu, Gubernur bank sentral dari seluruh dunia akan berkumpul pada 25 Agustus untuk pertemuan tahunan di pegunungan Jackson Hole, Wyoming, dengan Ketua Janet Yellen berbicara pada hari berikutnya.? Dolar Amerika Serikat melejit terhadap yen dan euro pada Senin karena para pedagang menilai kembali harapan untuk tindakan Fed pada kenaikan suku bunga setelah komentar pembuat kebijakan ?pekan lalu.

Spekulan mengurangi posisi bullish mereka di kontrak emas COMEX dalam seminggu sampai 16 Agustus, tetapi tetap dekat rekor tertinggi yang dicapai awal bulan lalu.? Kepemilikan emas terbesar di dunia yang didukung exchange-traded fund yang terdaftar di New York, SPDR Gold Shares, melaporkan arus keluar 4,5 ton pekan lalu, menambah dekat pelemahan 20 ton dalam kepemilikan minggu sebelumnya.

Perak mencapai level terendah tujuh minggu USD 18,77 per ons dan kemudian turun 2,09 persen pada USD ?18,89. Platinum anjlok 0,92 persen pada USD 1,100.25, setelah jatuh ke posisi terendah dalam hampir sebulan. Palladium adalah 2,49 persen lebih rendah pada USD ?690,35.

Diperkirakan harga emas akan berpotensi naik dengan potensi pelemahan bursa global akibat anjloknya harga minyak mentah. Harga emas diperkirakan menembus kisaran Resistance USD ?1,339-USD ?1,341, dan jika harga turun akan menembus kisaran Support USD ?1,335-USD ?1,333.

sumber : financeroll.co.id

IT RFB BDG