2

wisatawan tewas di Kalibanteng

RIFAN FINANCINDO – wisatawan tewas di Kalibanteng

RIFAN FINANCINDO BANDUNGAparat Kepolisian Sektor Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berhasil mengevakuasi wisatawan yang terjatuh di kawasan objek wisata air terjun Kalibanteng Rahtawu, Kecamatan Gebog. Menurut Kapolsek Gebog AKP Muhaimin di Kudus, korban yang terjatuh bernama Muh Sihab (18) asal Desa Kalipucang, Kecamatan Welahan, Jepara.

Kronologis kejadian, kata dia, berawal ketika korban yang berwisata ke objek wisata air terjun Kalibanteng di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kudus, Rabu (13/7) pagi.

“Korban ketika itun bersama enam orang teman yang juga dari desa yang sama,” ujarnya.

Sekitar pukul 10.00 WIB, lanjut dia, ketika rombongan dari Jepara tersebut sampai di objek wisata air terjun Kalibanteng korban penasaran ingin melihat pemandangan dari atas air terjun. Selanjutnya, kata dia, korban bersama teman-temannya naik ke atas dengan cara merangkak dengan jarak ratusan meter dari air terjun dengan ketinggian 25 meter dari air terjun tersebut.

“Ketika sampai pada ketinggian 20 meter, empat rekan korban kelelahan, sedangkan korban bersama salah satu temannya masih nekat naik ke atas,” ujarnya.

Usai menikmati pemandangan dari atas air terjun Kalibanteng, kemudian korban dan temannya turun. Namun korban terpeleset ke bawah dan berhasil ditolong temannya yang ada di bawah.

Selang beberapa saat, kata dia, teman korban juga terjatuh, namun selamat, sedangkan Sihab kembali terpeleset dan dengan posisi terjungkir dan jatuh ke jurang dengan ketinggian kurang lebih 25 meter.

Teman korban tidak ada yang memberikan pertolongan. Sehingga hanya bisa berteriak minta tolong.

“Warga yang berada di lokasi segera menghubungi Polsek Gebog,” ujarnya.

Selanjutnya, kata dia, korban yang dalam kondisi meninggal dunia dibawa ke Puskesmas Gribig untuk dilakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan dokter, korban mengalami luka robek di pelipis dan mata sebelah kiri dengan lebar 2 centimeter dan kedalaman 1 cm.Korban, kata dia, juga mengalami luka memar di kepala sebelah kiri.

Di lokasi kejadian, kata dia, terpampang tulisan larangan memanjat, namun tidak diindahkan oleh korban bersama teman-temannya. Ia berharap, wisatawan yang berkunjung tetap mengindahkan imbauan yang sudah tertulis demi keselamatan wisatawan.

 

sumber : merdeka.com

IT RFB BDG